Twenty, and dusty rain outside.
The 20th of February, 14th. Stay happy and create the happiness. Woohoo!
Dreams don't turn to dust, wishlists help a lot :')
See ya!
Kamis, 13 Februari 2014
Sabtu, 08 Februari 2014
Fatter and Happier
trust me, I'm lying.
My heart shocked when I saw the 54 on the weight scale, I never reach over than 51 before. It was a 'wohoo :D' yet making a palm expression on my face because of the not-right-part-fat on my body. And the bad score knocked me down.
I'll back to routinity soon. No, 2 days remaining. It's not a 'soon' anymore.
The best that ever will be #mantra
See ya!
Selasa, 21 Januari 2014
Stay The Same
2004 - 2014
In a same place, at our grandad's graveyard with the growing up faces.
Stay the same, all the way.
Universe bless.
See ya!
Sabtu, 11 Januari 2014
Minggu, 05 Januari 2014
Sinner
Untuk marah yang seharusnya nggak usah jadi marah.
Untuk uang yang secara (sangat) tidak sengaja terhambur-hamburkan. Saya aslinya nggak boros (banget). Beneran. Tapi suka nggak tahan kalo lihat barang aneh aneh dikit nan lucuk lucuk yang minta dibeli (yang akhirnya kadang cuma terpajang manis di meja kamar di Jogja)
Untuk segala nilai (walaupun, saya cuek sekali tapi gelo juga kalo dapet) nilai yang buruk (hasil penilaian orang lain yang nggak tau betapa kerasnya saya berusaha).
Untuk segala permintaan serta keinginan nggak penting saya yang suka bikin orang ribet
Untuk kebawelan saya yang tak terperikan. Uuuuuh~
Untuk sikap saya yang sangat dua-belas tahun.
Untuk pilihan-pilihan saya yang saya pilih tanpa mendengarkan wejangan-wejangan sakti.
Untuk ketidak pekaan saya terhadap orang lain.
Untuk kebolotan saya kalo diajak ngomong nggak langsung nangkep maksudnya apa. Uh, mungkin lain kali harus langsung to the point(s).
Untuk kesemena-menaan saya ketika berbicar.a
Untuk semua kata 'ntar' yang saya lontarkan ketika disuruh beresin kamar, cuci piring, nyapu, ngepel, dan semua pekerjaan rumah yang saya tanggapi dengan 'ntar'. Dibilangnya kata 'ntar' itu sangatlah sakti untuk memunculkan amarah orang yang lebih tua.
Untuk kengototan saya.
Untuk cerita-cerita yang saya bagikan dengan sepotong sepotong karena suka ketiduran pas lagi cerita.
Untuk teriakan manja saya yang mungkin kalo saya dengar sendiri bakal kegelian nggak mau denger. Iyuh.
Untuk semua celetukan saya yang sama sekali tidak membantu tetapi malah memperkeruh suasana.
Untuk ketidaksabaran saya menghadapi orang lain.
Untuk keteledoran saya yang suka lupa kalau dititipi pesan ataupun membawa barang. Mungkin (uh, pasti) ini turunan.
Untuk kerasnya kepala saya yang seperti roti yang setahun ditaruh di kulkas.
Untuk pola pikir saya yang suka tidak dimengerti (bahkan sama saya sendiri)
Untuk 'fokus' yang seringkalo absen dalam pikiran.
Untuk cara bersikap yang baik dan benar yang lupa saya terapkan.
Untuk 'fokus' yang seringkalo absen dalam pikiran.
Untuk cara bersikap yang baik dan benar yang lupa saya terapkan.
Untuk tidak menuruni kehebatan berbasa-basi ataupun bersikap dan berelasi dengan orang lain.
Dan untuk kebiasaan saya (yang terkadang) menggampangkan sesuatu sampai membuat orang lain ketar-ketir seperti petir.
Maafin saya ya ayah ibu.
Semoga dibaca, karena saya (lagi-lagi, maaf) terlalu malas mengutarakan semuanya langsung karena saya pelupa dan list daftar dosa saya terlalu panjang untuk dihafal. Uh maaf maafkan anak durhaka mu ini wahai ayahanda dan ibunda. Oh, ini pun pasti belum semuanya saya tulis saking pelupanya saya. Tanamkan dalam hati ayah ibu bahwa anak yang ini penuh dosa. Uwooo~ Karena semua orang membela sebuah pernyataan "Sempurna hanya milik Tuhan".
Maaf juga karena selama ini saya selalu merasa senang kalau dibilang mirip ayah atau ibu karena bahkan saya tidak sadar dibagian mana saya miripnya, Tapi ya seneng aja, orang saya nggak tau. Bukankah ketidaktahuan itu menyenangkan?
Pokoknya, maafin saya ya? ya? ya? Kalo anak sendiri masa iya nggak dimaafin?
Satu hal, tungguin saya jadi sesuatu. Sehubungan saya kuliah arsitek, Semoga saya jadi arsitek (bukan sarjana arsitek). Semoga yang semoga menjadi kenyataan. Begitukan wahai ayahanda dan ibunda?
Biarkan saya bertanggung jawab terhadap pilihan saya, pilihan yang sebenarnya diambil tanpa pikir panjang. Maafkan saya sekali lagi. Ugh. Dan semoga ayahanda dan ibunda keceku bisa tersenyum kece melihat ananda menjadi arsitek kece yang ketika lewat suatu jalan dan ngelihat suatu kumpulan material penuh jiwa, bisa bilang dengan bangga, "ini anakku yang mendesain".
See ya!
(dibuat setelah menyuruh lanang minta maaf tapi sadar bahwa saya sendiri juga jarang minta maaf dengan sungguh-sungguh. Anggap saja ini sungguh sungguh-sungguh. Oh, ini beneran sungguh sungguh-sungguh)
Selasa, 24 Desember 2013
Flying in Love not Falling in Love
(Cepet aja bacanya. Gausah serius gitu deh)
Apa yang lebih asik dari jatuh cinta?
Beneran deh. Asik kan?
Gaya. Umur udah 19 vin. Eh, tapi jatuh cinta nggak mesti ke manusia kan ya? Beneran. Dari pada bilang 'suka' sama sesuatu, saya lebih suka bilang 'jatuh cinta'. Seringnya jatuh cinta sama tempat. Kayak di post saya jaman kemarin, saya jatuh cinta sama SDN Nglahar. Langitnya, baunya, warna seragamnya, kepolosan anak-anaknya. Duh :''
Kenapa lebih pilih kata 'jatuh cinta' dibanding kata 'suka'?
Hmm, nggak tau ya. I've never been in a love relationship (except with family) before. Tapikatanya kalau cinta itu paket lengkap. Kalau suka itu fisik. Sayang itu mm.. katanya mainannya hati. Once again, saya kurang ngerti. Soalnya rasa cinta yang sering diomongin orang itu paling besar saya rasain itu dari keluarga saya. Orang tua, kakak, adik. Makanya kalo deket sama si A atau B atau C, saya posisikan mereka sebagai kakak, mas, abang, you named it karena saya ngerasa cinta yang beneran itu kayak gitu. Bukan berarti brotherzone, tapi sampe sekarang saya asing sama jatuh cinta yang menye menye.
Saya juga sering jatuh cinta sama pemandangan visual. Apa ya. Saya nggak tau ini nyambung atau nggak, tapi karena kuliah dijurusan arsitektur, perasaan meruang jadi jauh lebih peka. Jatuh cinta yang full package, tempat, suasana, kualitas ruang (bau, warna, udara, dsb), daaaaaaan keadaan saya disitu sama siapa, ngapain, dan ngomongin apa. Kadang kalau lagi jatuh cinta itu saya suka kayak teriak teriak "Waaaaa!! Waaaaa!!". Itu ekspresi jatuh cinta saya. Kadang (oke, seringnya) plus senyum senyum bahagia sendiri. Banyak yang heran. Tapi biarin haha.
Terus, kalo udah jatuh cinta ngapain?
Kalo saya, (lagi-lagi karena kuliah di jurusan asik sekali, arsitektur) saya gambar aja. Gambar yang semena mena. Karena saya gasuka gambar serius. Ada outputnya biar saya nggak lupa kalo pernah jatuh cinta hiahaha :v Sering juga ditulis. Ya kayak gini.
Berarti sekarang saya lagi jatuh cinta?
Hmm hmm iya kayaknya. Tapi saya juga nggak tau lagi jatuh cinta sama apa atau siapa. Err, ada yang merasa bikin saya jatuh cinta? Oke, mungkin sama suasana. Hujan terus, jadi dingin, jadi asik. Natal lagi. Mau dijelasin apa lagi tentang natal? Ambiencenya selalu menghanyutkan sekaliiii~ Bikin bahagia :D
Lagi-lagi, akhirnya saya ngomongin cinta di sini. Tapi akhirnya saya belajar, cinta itu buat dinikmati bukan buat dipikirin sampai beneran jatuh. Alam menyediakan cinta. Pohon pinus berjejer, hijaunya aja bikin jatuh cinta ya kan? Uuuuuuuuh~ <3 <3
Selamat natal manusia-manusia penuh cinta!
See ya!
Apa yang lebih asik dari jatuh cinta?
Beneran deh. Asik kan?
Gaya. Umur udah 19 vin. Eh, tapi jatuh cinta nggak mesti ke manusia kan ya? Beneran. Dari pada bilang 'suka' sama sesuatu, saya lebih suka bilang 'jatuh cinta'. Seringnya jatuh cinta sama tempat. Kayak di post saya jaman kemarin, saya jatuh cinta sama SDN Nglahar. Langitnya, baunya, warna seragamnya, kepolosan anak-anaknya. Duh :''
Kenapa lebih pilih kata 'jatuh cinta' dibanding kata 'suka'?
Hmm, nggak tau ya. I've never been in a love relationship (except with family) before. Tapi
Saya juga sering jatuh cinta sama pemandangan visual. Apa ya. Saya nggak tau ini nyambung atau nggak, tapi karena kuliah dijurusan arsitektur, perasaan meruang jadi jauh lebih peka. Jatuh cinta yang full package, tempat, suasana, kualitas ruang (bau, warna, udara, dsb), daaaaaaan keadaan saya disitu sama siapa, ngapain, dan ngomongin apa. Kadang kalau lagi jatuh cinta itu saya suka kayak teriak teriak "Waaaaa!! Waaaaa!!". Itu ekspresi jatuh cinta saya. Kadang (oke, seringnya) plus senyum senyum bahagia s
Terus, kalo udah jatuh cinta ngapain?
Kalo saya, (lagi-lagi karena kuliah di jurusan asik sekali, arsitektur) saya gambar aja. Gambar yang semena mena. Karena saya gasuka gambar serius. Ada outputnya biar saya nggak lupa kalo pernah jatuh cinta hiahaha :v Sering juga ditulis. Ya kayak gini.
Berarti sekarang saya lagi jatuh cinta?
Hmm hmm iya kayaknya. Tapi saya juga nggak tau lagi jatuh cinta sama apa atau siapa. Err, ada yang merasa bikin saya jatuh cinta? Oke, mungkin sama suasana. Hujan terus, jadi dingin, jadi asik. Natal lagi. Mau dijelasin apa lagi tentang natal? Ambiencenya selalu menghanyutkan sekaliiii~ Bikin bahagia :D
Lagi-lagi, akhirnya saya ngomongin cinta di sini. Tapi akhirnya saya belajar, cinta itu buat dinikmati bukan buat dipikirin sampai beneran jatuh. Alam menyediakan cinta. Pohon pinus berjejer, hijaunya aja bikin jatuh cinta ya kan? Uuuuuuuuh~ <3 <3
Selamat natal manusia-manusia penuh cinta!
See ya!
Rabu, 18 Desember 2013
The Good and The Sad
Long time no post any posting without photos? These. Fresh from my grandad's house (which has been being my house for 1,5 years) wo yea.
a pot?
Zoom in. It must be broken pieces from abang-abang's bowl! aaaak lucuk lucuk :3
This. A cock of my aunt. Any idea for a name? Kok ganteng ya.
a hanging decoration is hanging beautifully at the door. Remind me to take picture of the door. also beautiful :3
Aaaaaaaaand....... Have I ever told you about my toy cam? Buzz? Who give birth many lovely picture? Here we go! This is Buzz the robotic toy cam.
Did you guys recognize something? Something behind Buzz?
New friend of mine! :3 An analog camera owned by Reinard, my (handsome *surely, he must not see this adjective*) college friends. He lent me his because my excitement about camera :3 So, my holiday will be accompanied by this. Yuhuuuuu! Let's go get your holiday!!!!!!
gagah ya? :'')
Please wait for the photos. Holiday photos. The smell of holiday uuuuuuuuuhhh :'''')))
And the bad news today.....
Kura-kuranya matiiiiiiiiii :'( :'( :'( :'(
Hiks. A turtle in my granny's home has died. Hiks. :( (mewek). Found motionless, floating. Kayaknya mati gara" nggak digosok cangkangnya hiks :'( And for the last tribute, I rub its shells to make it clean from mildew. Padahal baru mau beli kura kura :'''''''''(
Jadi, there was a couple of turtle in the house. One dead, the other one feels lonely. *kayak vina. sigh*. Only one left now.
The dead :(
The one who still alive :')
Selamat jalan, semoga bahagia.
Good bye, be happy all the way.
See ya!
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)



.jpg)


